PROSES TERJADINYA KEHAMILAN NORMAL

Pekanbaru(infobidannia), Peningkatan tekanan intrafolikel terjadi setelah folikel de graaf matang dengan mengeluarkan estrogen dan atas pengaruh FSH yang menurun dan merangsang LH surge, sehingga terjadi pula ruptura dengan melemparkan ovum yang dibungkus oleh komulus oophorus dan korona radiata. Sementara makin meningkatnya estrogen, terjadi gerakan putar batik ovarium pada sumbunya, dan fimbriae tuba makin mendekati ovarium yang kedua gerakan tersebut selalu dapat mengelilingi ovarium.

Dengan demikian, seluruh permukaan ovarium seolah – olah tertutup oleh fimbriae sehingga saat terjadi ovulasi ovum selalu dapat ditangkap oleh fimbriae yang disebut ovum picked mechanism. Estrogen yang dikeluarkan dapat mempengaruhi tuba dan sel dengan vilinya sehingga menimbulkan aliran cairannya menuju uterus.

Oleh karena pengaruh dari LH, komulus oophorus dan sel korona radiata ikut serta mengeluarkan progesteron yang dapat meningkatkan gerak sepertiga dari tuba sampai isthmusnya, untuk mempercepat jalannya ovum. Ovum akan berada pada tuba falopii selama 80 jam, khususnya di ampula tuba, sebagai tempat terluas, karena itu paling besar kemungkinan terjadi konsepsi.

Seperti diketahui saat puncak masa subur, lendir serviks sangat jernih sehingga mudah ditembus oleh spermatozoa. Dalam perjalanan menuju tuba spermatozoa mengalami “kapasitasi dengan meleptaskan sebagian pembungkus kepala yang terdiri dari glikoprotein, dan mampu melakukan tugas menembus ovum melalui “stomata” yang telah siap.

Hasil konsepsi meneruskan perjalanannya dan masuk kavum uteri dalam bentuk “blastokis” serta masih memerlukan kesiapan endometrium sekitar 90 – 150 jam, setelah konsepsi dan melakukan kontak pertama dengan “desidua” hari ke-6.

Pada saat spermatozoa menembus ovum melalui stomata, telah dikeluarkan “platelet activating faktor like substance (PAF)” yang akan merangsang ovarium dan blastokis sendiri untuk mengeluarkan “early pregnancy factor (EPF)”, yang menyebabkan blastokis mampu mengadakan kontak dengan desidua.

Sementara itu, desidua mengeluarkan kortisol sehingga hasil konsepsi tidak ditolak oleh endometrium dan dapat tumbuh kembang sebagaimana mestinya.

Di samping itu, desidua juga mengeluarkan inhibin faktor dan aktivin faktor yang mempengaruhi pengeluaran gonadotropin releasing faktor dan selanjutnya mempengaruhi human chorionic gonadotropin. Dengan demikian, keduanya dapat mengatur pengeluaran progesteron sehingga kehamilan dapat bertahan.

Pada hari ke-5
, lapisan blastokis diliputi oleh “trophectoderm” yang akan terpecah menjadi dua lapisan, lapisan dalam sitotrofoblas, sedangkan lapisan luar sinsitiotrofoblas dan terjadi kontak pertama

pada hari ke-6, Kedua lapisan ini mampu melakukan tugasnya membentuk plasenta. Segera setelah terhentuknya dua lapisan tersebut, masing – masing akan mengeluarkan hipotalamik seperti hormonal oleh sitotrofoblas dan semacam hormon kelenjar pituitari serta berantai sampai dikeluarkannya hormon  plasenta.

Sementara plasenta belum lengkap, korionik gonadotropin plasenta mempertahankan pengeluaran estrogen dan progesteron dart korpus luteum.

Dikenal juga beberapa hormon plasenta yang jumlahnya kecil, tetapi fungsinya untuk menekan sistem antigen antibodi sebagai imunosupresan sehingga kehamilan dapat berlangsung terus.

Dasar diagnosis kehamilan

Untuk menegakkan kehamilan dapat dilakukan dengan cara : anamnesa, pemeriksaan fisik umum, fisik khusus obstetri, dan melakukan pemeriksaan laboratorium.

Di samping itu, kini telah tersedia alat canggih yang paling banyak dipergunakan untuk menegakkan diagnosis hamil dini memakai ultrasonografi.

About sitimaulidaniah

we thanks for share for everyone whos care about midwifery

Posted on 23 Mei 2011, in Kebidanan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: